My Name is …


When I was a kid, I always wondered why my parents gave me such an unusual name. This name is possibly one of the rarest names in Indonesia. When I asked them about it, I finally knew why.

As the first daughter of my parents and the first grandchild in my father’s family, I think my father has planned it to name me in the honor of his mother who passed away when he was very young. My grandma was a Dutch and her name was Mathilda Victoria Bagman. As every English people know, Tilly is a short of Mathilda. Tilly is given to me instead of Mathilda because it sounds less Christian to my Muslim family. Yeah, my grandma was a Christian before she married my grandpa who was a Muslim. Thanks to the war period before the Independence of Indonesia to make my grandparents found each other 😆

Years ago, I searched for the meaning of my name in internet and I was like in love to my own name. Have you ever loved your name so much that you think no other name is better for you? That’s what I felt that time.

First meaning of my name I found was:

It says “Tilly means a girl with a great business instinct, artistic and has a good taste of art, good in communication, loves to travel, and needs so much freedom. Tilly is a short of Mathilda and mostly used in 19th century and now is used again“.

Today, when I search for the meaning of my name again, I found a new one and this one sounds so different and a bit too much for me to bear. I am a mighty battler, it says. What a name 😅

People say that name is the first gift and the first prayer parents give to their child. I  believe my parents do not know those meanings of the name they’ve given to me, yet I also believe that they wont give me that name if they know it’s not a good name 😇

So, what’s the meaning of your name, guys?

What Do You Want To Know About Me? (Part 2)


Kemarin, saya sudah post pertanyaan-pertanyaan dari para cowok. Hari ini, giliran pertanyaan-pertanyaan dari teman-teman cewek saya yang akan saya tampilkan.

Sama saja dengan para cowok, saya juga meminta para cewek untuk mengutarakan 10 hal yang ingin mereka ketahui dari saya dalam bentuk pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan dari para cewek lebih random daripada para cowok, beberapa malah bikin saya ketawa ngakak sejadi-jadinya waktu pertama kali baca.

Faktanya, lebih sulit untuk mendapatkan pertanyaan dari para cewek daripada para cowok lho. Serius. Makanya, seperti yang saya bilang tadi, hasilnya beberapa pertanyaan dari para cewek lebih random dan asli bikin ngakak. Langsung baca sajalah di bawah.

Cewek pertama yang saya minta untuk bertanya pada saya adalah seseorang yang tidak lama lagi tidak akan lagi menjadi gadis alias calon pengantin. Doski seorang blogger ngehits di Makassar dan sering saya kepoin blognya, Alvidha Septianingrum alias Kak Pyonk, pemilik blog Life of Alstrojo. Doski sekarang sedang berkarir di Jakarta, di sebuah majalah milik salah satu maskapai penerbangan if I’m not wrong. So, here are Kak Pyonk’s questions for me:

  1. Kenapa memilih jurusan Sastra Inggris?

Jawaban:
Pertanyaan Kak Pyonk ini sudah ditanyakan oleh Dayat, tapi di sini akan saya jawab lebih lengkap kronologisnya. Jadi sebenarnya, saya bukan milih jurusan Sastra Inggris, Kak. Waktu SNMPTN dulu, pilihan pertama saya adalah Kedokteran, tapi bukan karena saya pengen jadi dokter, tapi karena saya tahu saya nggak bakal lulus hahahahaha. Saya mikirnya bakal jatuh di pilihan kedua yang sangat saya inginkan, yaitu Komunikasi. Eh, taunya malah jatuh di pilihan ketiga, Sastra Inggris. Mau nggak mau harus terima dong, daripada nganggur, nggak kuliah setahun. Itu juga Sastra Inggris dipilihkan teman waktu pengisian formulir pendaftaran, kata dia biar saya tambah jago bahasa Inggris. Jadi, Sastra Inggris dari awal bukan pilihan saya sebenarnya hahahahaha 😂

  1. What are your life goals for 2017?

Jawaban:
Sebenarnya nggak ada life goals buat tahun ini, Kak. Tapi karena ditanya, yang muncul di kepala cuma satu, bertemu dengan jodoh hehehehehe. Aamiin, yes?

  1. Lebih takut kecoa atau ular?

Jawaban:
Lebih takut ular kayaknya, Kak. Soalnya kalau kecoa tinggal saya semprot pakai obat nyamuk kalengan langsung modyar, kalau ular saya semprot pakai obat nyamuk kalengan, entah apa yang akan terjadi, Kak.

  1. Apa cita-cita random-mu waktu kecil?

Jawaban:
Pengen jadi artis spesialisasi marah-marah hahahahaha. Tidak tahu kenapa dari dulu kalau nonton sinetron atau film seringnya lebih respect justru ke pemeran antagonis.

  1. Apa kendala dalam hidupmu?

Jawaban:
Sering kali bertindak tanpa berpikir. Pada akhirnya, nyesel sendiri 😢

  1. Describe yourself in 5 words!

Jawaban:
Optimis, santai, blak-blakan, ambisius, rajin.

  1. Seperti apa tipe cowok idamanmu? Tzaahh (ini beneran Kak Pyonk yang tulis di pertanyaannya, ya)

Jawaban:
Hmm, sebenarnya nggak ada tipe-tipe tertentu sih, Kak, cuma harus seiman, dewasa, mapan, loyal, tidak merokok, punya selera humor yang bagus, kalau bisa bukan PNS, dan, yang paling penting setelah seiman, harus disukai oleh the most difficult person to impress ever, Mama saya.

  1. Apa pesanmu untuk dirimu sendiri?

Jawaban:
Always be patient for what was written for me was written by The Greatest of Writers, Allah SWT.

  1. Seandainya besok adalah hari terakhir hidup, apa yang akan kamu lakukan hari ini?

Jawaban:
Minta maaf ke semua orang yang saya kenal dan mengatakan ke orang-orang terpenting dalam hidup saya betapa berharganya mereka untuk saya.

  1. Do you love your life now? Yes/no, why?

Jawaban:
I love my life, totally. I may sometimes feel so sad that I just want to disappear from this world, but that’s not a reason to do not love this perfect life. I mean, not everyone is blessed with this kinda roller coaster life that full of dramas and life lessons, but then I see someone whose life is worse than mine, so what should I complain about? I am grateful for everything, the now and the past, can’t wait for what the future holds 😇

Cewek selanjutnya adalah cewek paling cerdas di angkatan saya waktu kuliah dulu, paling tidak menurut saya. Her name is Grace Para’pak dan lebih sering saya sebut Gege atau Tante Deis karena doski lebih tua beberapa tahun dari saya dan itu adalah panggilan dari ponakannya buat dia. Dia adalah salah seorang teman dekat saya waktu jaman kuliah dulu dan sekarang berkarir di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri cokelat and her questions are:

  1. Are you everyone-can-be-my-friends kind of person?

Jawaban:
I’m not, Tante. I am picky about friends. I tend to have many friends, but commit to only some of them.

  1. What facial feature do you notice first when you meet new person?

Jawaban:
The way they look at me. Eye is the window of one’s soul and I am so sensitive of how people look at me. I mean, it is easy to know whether someone likes you or not by their way looking at you.

  1. Harry Potter book or movie?

Jawaban:
I enjoy them both, but if I have to choose, as a person who usually loves books more than movies, I choose the movie because, though not everything in the book is told in the movies, the movies bring my imagination alive and even beyond my expectation.

  1. Do you love your job? Why or why not?

Jawaban:
Honestly, sometimes I don’t love my job because it is a kind of job that is more about personal life than professionals. Most people who work in this field use feelings instead of professionalism. Sucks, indeed. I mean, why do they need to bring their personal issues to their office? And know what, family tree has a great influence in this kind of job; the more famous your family or the more your families have positions in the government the better for you. But, sometimes I love it, too. It has so many free times, anyway 😋

  1. Tell me one of your flaws (the one that you are okay with if the world know)! Do you have an interesting story about it?

Jawaban:
One of my flaws is I am a very emphatic person. So emphatic that my Mom keep complaining me for being too emphatic to others. There’s no any interesting story about it, just my sister always uses this flaw of mine to ask for many things from me. She knows me so well, she knows that I will always end up saying yes 😅

  1. If you could transfer yourself into one story (be it book, movie, comic, fairy tale, whatever), what’s your pick? Why?

Jawaban:
I would like to be in Critical Eleven by Ika Natassa as Tanya Baskoro a.k.a. Anya. What a damn lucky lady to have such a perfect man as husband. A man like Aldebran Risjad, yaoloh, one of a kind, one of a million. He never gives up on her no matter what. I believe no girl in this world will refuse to be fought as much as Ale does to Anya.  I actually want to say Pride and Prejudice at first, but then, nah, too old story hahahahaha.

  1. How’s your room look like? Super tidy or structured mess?

Jawab:
I will proudly say that my room is a super tidy one. Thanks to my Momma who loves clean and cleaning so much.

  1. Android or iOS? Explain!

Jawaban:
iOS because I am more familiar to iOS than to Android sih, Tan.

  1. What’s your biggest “no rule” in friendship?

Jawaban:
Back stabbing. Absolutely 😤

  1. What’s your best quality?

Jawaban:
Faithful. I will stay by someone’s side until they leave me first or I have to leave them for the good of us.

Anyway, Tan, itu blogmu kok nggak bisa diakses, ya? Perbaiki pengaturannya dululah, masa saya dilarang masuk. Masa katanya hanya terbuka untuk pembaca yang diundang saja. Isinya emang apaan? Konten 26 tahun ke atas, ya? 😏

Last but not least is Firdyawati Sudirman alias Firda alias Dyah, salah satu sahabat saya. Doski seorang apoteker dan sangat berguna ketika saya bertanya soal obat-obatan. Dari pertanyaan-pertanyaannya kayaknya bisa langsung ketahuan sudah berapa lama saya kenal sama makhluk satu ini. Langsung aja ke pertanyaan-pertanyaan doski yang receh tapi nyelekit:

  1. Kenapa kamu nggak punya urat malu? Kalau marah langsung aja nggak liat tempat.

Jawaban:
Hahahahahahahahaha ini pertanyaan apaaaaa??? Tenang, sekarang sudah punya urat malu. Lupakan kisah lalu, mari kita buka lembaran yang baru hahahahaha 😂

  1. Sebenarnya kamu itu cari pasangan yang seperti apa? Yang cakep apa yang tajir? Tapi kamu sudah pernah dapat dua-duanya dalam satu paket dan tetap tidak awet. Apa sih, yang sebenarnya kamu cari?

Jawaban:
Itu beneran lho pertanyaannya kayak gitu. Minta dishampoi memang mulutnya teman yang satu ini hahahahaha. Nggak cari yang cakep, nggak cari yang tajir, tapi kalau dapat yang cakep dan tajir, alhamdulillah. Emang belum ketemu yang pas saja, sis. Kalau soal seperti apa yang sebenarnya saya cari, jawabannya sudah ada di pertanyaan Kak Pyonk yang nomor 7.

  1. Kapan kamu mau nikah?

Jawaban:
Ya, kalau jodoh sudah datanglah, say 😅

  1. Di antara semua temanmu, siapa yang kamu paling blak-blakan sama dia?

Jawaban:
Namanya Ainul Anugrah, teman SMAku. Kebanyakan temanku hanya tahu permukaan, kalau si Ainul, segala yang hancur-hancur, dia yang tahu.

  1. Saya mengenal kamu sebagai seorang yang keras kepala. Jika kamu sudah bilang A, maka A yang harus jadi. Saya hanya tahu satu orang yang bisa mengubah pendirianmu, yaitu Mamamu. Ada tidak orang lain yang bisa mengendalikanmu seperti Mamamu?

Jawaban:
Sejauh yang saya tahu hanya satu yang bisa ubah pendirianku selain Mamaku, yaitu Allah SWT. Ini jawaban serius. Temanmu ini sudah alim sekarang, Dyah 😇

  1. Jika seorang teman yang pernah sangat akrab denganmu tiba-tiba menjadi tidak akrab lalu kemudian kalian bertemu lagi, apa kalian bisa tetap seakrab sebelumnya? (Dyah menyebutkan sebuah nama, tapi tidak untuk di­-publish karena dapat terjadi hal-hal yang diinginkan)

Jawaban:
Tidak. Paling cuma basa-basi busuk 😋

  1. Kalau disuruh memilih antara sahabat terdekatmu atau cowok yang paling kamu sayangi, mana yang akan kamu pilih?

Jawaban:
Ini pertanyaan menjebak sekali, sis. Saya tidak bisa memilih kalau tidak tahu perkaranya apaan, tiba-tiba disuruh milih seperti ini, aku tak mampu 😭

  1. Siapa diantara para mantan pacarmu yang paling kamu sayangi? Pasti yang pegawai bank, kan?

Jawaban:
Hahahahaha ini orang, sudah tahu jawabannya masih nanyak juga.

  1. Kehidupan seperti apa yang kamu harapkan saat kamu berumahtangga nanti?

Jawaban:
Kehidupan yang mapan dan sejahtera lahir-batin.

  1. Siapa orang yang paling berarti dalam hidupmu sampai saat ini, selain orangtua dan keluargamu?

Jawaban:
Si pegawai bank hahahahaha 😂

Itu tadi seluruh pertanyaan dari 5 orang teman saya yang harus saya jawab dan wajib saya tampilkan dengan apa adanya di blog saya ini karena memang saya yang meminta mereka untuk bertanya apapun yang ingin mereka tanyakan.

Beberapa pertanyaan telah saya edit dengan bahasa yang lebih mudah dipahami dan saya jamin tidak ada pertanyaan yang saya lebih-lebihkan atau sengaja saya kurang-kurangi kadar nyelekitnya untuk menyelamatkan diri saya.

Terima kasih banyak untuk semua teman-teman yang telah bersedia saya ganggu untuk postingan saya 2 hari ini. Jujur saja, awalnya postingan-postingan ini hanya untuk iseng-iseng saja, tapi setelah saya baca berkali-kali, ternyata lewat postingan -postingan ini saya jadi lebih mengenal diri saya sendiri dan orang-orang di sekitar saya.

Saya juga baru sadar, ternyata beberapa teman memiliki hal-hal yang sungguh sangat ingin mereka ketahui tentang saya dan benar-benar menggunakan kesempatan ini untuk “membongkar” saya. Makasih banyak lho ya, untuk kamu yang sudah memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

Semoga lewat postingan-postingan ini, teman-teman yang sudah memberikan pertanyaannya untuk saya dan teman-teman yang tidak sengaja nyasar di blog saya ini dan membaca jawaban-jawaban yang saya berikan, jadi lebih mengenal seorang Tilly Wan.

Sekali lagi terima kasih. Semoga kalian masih bersedia jika di lain waktu kembali saya ganggu dengan keisengan saya. Glad to have you all in my life, guys ❤

What Do You Want To Know About Me? (Part 1)


know1Saya baru saja me-review isi blog saya belakangan ini. Beberapa bulan ini, sepertinya saya terlalu serius dalam menjalani hidup. Jadi, saya punya ide untuk memberikan sedikit “kerjaan” untuk beberapa orang dalam lingkar pertemanan saya di akhir minggu kemarin. Maafkeun keisengan saya, guys 😋

Jadi, saya memilih 5 orang teman yang terdiri dari 2 orang laki-laki dan 3 orang perempuan dan meminta mereka semua untuk mengutarakan 10 hal yang ingin mereka ketahui tentang saya dalam bentuk pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan mereka ada yang bikin saya ketawa ngakak dan ada yang membuat saya betul-betul mikir untuk menjawabnya. Tapi, ya, mau tidak mau saya harus jawab juga karena saya yang minta sama mereka untuk bertanya ke saya 😄

Jadi, keseluruhan penanya akan saya bagi ke dua bagian. Bagian pertama ini adalah untuk pertanyaan-pertanyaan dari para cowok. Ada 2 cowok kurang beruntung yang harus merelakan waktunya untuk membantu saya.

Cowok pertama bernama Hidayatullah Yunus atau yang biasa saya panggil Dayat, teman saya di bangku kuliah yang saat ini sedang melanjutkan studi masternya di Aussie. Tapi doski sekarang sedang berada di London, don’t know for what purposesSo sorry to wake you up on 3 am, Dayat. Here are his questions:

  1. Suka banyak teman atau sedikit teman?

Jawab:
Saya suka punya banyak teman, hanya saja saya orang yang pilih-pilih teman, jadi teman saya juga tidak banyak-banyak amat. Saya tidak punya jiwa sosialita soalnya 😅

  1. Apa yang membuatmu merasa nyaman pada seseorang saat pertama kali kenal?

Jawab:
Saya merasa nyaman pada orang yang memiliki selera humor bagus dan berani membuka pembicaraan dengan saya. Ketika baru mengenal orang, saya cenderung memilih diam dan menunggu sambil mengamati tindak-tanduk orang tersebut dan penilaian pertama langsung pada cara bicara dan ­attitude-nya. Pantasan banyak yang bilang saya jutek ya, saya baru sadar hahahahaha 😅

  1. Bagaimana caramu berteman dengan orang baru?

Jawab:
Mencari kesamaan di antara kami dan menggunakannya. Beberapa teman dekat saya adalah orang-orang yang memiliki kesamaan dengan saya, misal sama-sama suka baca buku, sama-sama suka nonton drama Korea, atau malah berteman karena menyukai orang yang sama atau membenci orang yang sama.

  1. Apa yang tidak bisa kamu lupakan dari seseorang?

Jawaban:
Yang tidak bisa saya lupakan dari seseorang adalah sebaik/sejahat apa mereka pada saya.

  1. Kenapa mengambil jurusan bahasa?

Jawaban:
Sejujurnya dan sesungguhnya karena tidak lulus di jurusan komunikasi hahahahaha 😂

  1. Apa yang membuat kamu akhirnya memilih berhijab?

Jawaban:
Sebenarnya niat untuk berhijab sudah lama ada, tapi terkendala ego pribadi dan beberapa hal lainnya. Akhirnya terwujud pakai hijab itu sebenarnya sebuah nazar menjelang sarjana. Sudah waktunya juga untuk bertobat dan meninggalkan masa-masa jahiliah hehehehehe 😋

  1. Bagaimana caramu untuk memberitahu seseorang agar tidak lagi dekat sama kamu? Misalnya karena dia orang yang tidak baik untuk dijadikan teman.

Jawaban:
Well, kalau saya pribadi sih, tidak pakai pemberitahuan, langsung saya jauhin saja. Kalau kemudian dia bertanya ada apa, baru saya sampaikan semua keluhan dan uneg-uneg di hati. Diterima alhamdulillah, tidak diterima ya, ciao bella 😤

  1. Bagaimana hidupmu sejauh ini?

Jawaban:
Roller coaster, Yat. Many ups, many downs. But mostly, fun!

  1. Hal apa yang tidak bisa kamu lupakan dalam hidupmu sejauh ini?

Jawaban:
Pengalaman gagal nikah hahahahaha 😭

  1. Kenapa tidak niat serius jadi penulis dan buat buku?

Jawaban:
Niat serius jadi penulis sudah ada sejak SMA, actually, Yat, tapi kesempatan yang belum menyapaku. Selalu saja ada ganjalan-ganjalan yang akhirnya bikin stuck, tulisan tidak selesai-selesai, mandek deh. Eh, kayaknya memang saya yang kurang serius, ya hahahahaha 😬

Next, namanya Andi Dahrul Mahfud atau yang biasa saya panggil Kak Dahrul. Kenal sejak di bangku kuliah dan sekarang malah jadi teman nongki-ngopi, itu juga kalau dia ingat buat ajak saya 😋 Doski dulunya seorang wartawan yang kemudian memilih menjadi pegawai kantoran. Berikut pertanyaan-pertanyaan doski:

  1. Kapan tanggal ulangtahunmu? Kado apa yang paling kamu inginkan di tahun 2018?

Jawaban:
20 April, Kak. Ada kali di facebook 😓 Hahahahaha kenapa bukan tahun ini coba nanyak mau kado apa? Apa ya, jodoh dan tiket ke tanah suci. Kalau bisa sih, tahun ini sudah ada 😇

  1. Jika dapat memukul satu di antara temanmu, siapa yang paling ingin kamu tabok?

Jawaban:
Hayo lho, siapa yang pengen sekali saya tabok, ya. Hmm, it takes time for me to think of one perfect victim to punch and the lucky one goes to Ainul Anugrah. Kenapa dia? Karena dia susah sekali saya buat putus dengan ceweknya. Kenapa saya sangat ingin dia putus dengan ceweknya? Karena ceweknya itu dinilai dari segi mana saja termasuk yang terlalu beruntung untuk mendapatkan temanku yang satu ini dan dia, si cewek ini, tidak tahu diuntung.

  1. Apa jenis musik kesukaanmu?

Jawaban:
Based on my playlist, kayaknya Pop, Pop Rock, Akustik, dan Jazz. Kadang-kadang juga suka EDM, tapi bukan yang di Pete-Pete ya, Kak.

  1. Kamu lebih dekat ke Mamamu atau Papamu? Dan siapa yang akhir-akhir ini lebih kamu dengar nasihatnya?

Jawaban:
Saya lebih dekat ke Mama karena memang dari dulu, sepertinya pembagian tugas di antara kedua orangtua saya sudah jelas, Papa menafkahi, Mama yang mendidik, dan selama ini juga Papa kerjanya selalu di luar kota, jadi lebih sering berinteraksi dengan Mama. Kalau soal nasihat, saya sendiri hampir tidak pernah minta nasihat dari orangtua, soalnya orangtua saya agak unik, nggak bisa diajak ngomong serius. Sekali diajak ngomong serius, bawaannya kalau bukan saya yang dikira kesambet, ya mereka yang entah kenapa mendadak ganti topik hahahahaha 😂 Terakhir ngomong serius ke orangtua saja kayaknya sudah 2 tahun lalu. Kalau nasihat, saya lebih seringnya bertanya ke teman, yang paling sering saya minta nasihat dan masukannya kalau soal cinta-cintaan itu si Ainul. Kalau soal kerjaan, saya minta nasihat dari teman-teman kantor, namanya Kak Lina dan Kak Fitri.

  1. Kapan pertama kali naksir cowok? Tahun berapa? Apa yang membuatmu terkesan padanya?

Jawaban:
Sudah lama banget itu, masih SD kayaknya. Lupa tahun berapa. Yang bikin terkesan cuma gantengnya yang alamakjang. By the way, yang saya taksir itu kakak sepupuku sendiri, namanya Kak Ryan hahahahaha maklum, belum kenal konsep sepupu, anak SD ini lho 😅 Kalau yang bener-beneran naksir seorang cowok itu pas SMA kelas 1, tahun 2007 berarti. Yang buat terkesan masih soal tampang, kakak kelas paling cakep di sekolah soalnya hahahahaha.

  1. Apa satu hal tentang dirimu yang kamu ingin semua orang tahu?

Jawaban:
Saya orang yang sangat blak-blakan. Ketika saya menyampaikan sesuatu, yang menurut orang-orang tidak semestinya saya sampaikan, itu bukan karena saya tidak bisa menyaring apa yang seharusnya saya sampaikan atau tidak sampaikan, tapi karena saya merasa perlu dan harus untuk menyampaikan hal tersebut. Pada dasarnya saya juga punya banyak hal yang saya simpan dengan diri saya sendiri, entah rahasia pribadi saya atau rahasia orang yang dititipkan ke saya yang saya memang merasa saya tidak punya hak untuk menyampaikan hal tersebut.

  1. Lebih pilih pasangan yang sudah kaya sejak awal ataukah pasangan yang sederhana, tapi ingin berjuang bersama ketika sudah menjadi suami-istri?

Jawaban:
Sebenarnya bukan cari yang kaya, tapi cari yang mapan. Mapan itu sendiri, menurut pendapat pribadi saya, adalah orang yang punya pekerjaan tetap dan penghasilannya tetap. Kalau misalnya sudah punya rumah dan mobil milik dia sendiri, ya, alhamdulillah, rejeki itu namanya apalagi harga rumah sekarang mahal banget, Kak, hehehehehe 😋

  1. Selain orangtuamu atau keluargamu, siapa orang yang telah membantumu menjadi pribadi yang lebih baik?

Jawaban:
Sebenarnya ini nama yang paling malas saya sebut, tapi karena pertanyaannya “siapa”, saya harus sebut nama. Jadi, orang, bukan keluarga, yang telah membantu saya menjadi pribadi yang lebih baik bernama Saiful Anwar. Tahu nggak dia siapa, Kak? Sudah tahu, kan? Iya, dia orangnya. Dia yang mengajarkan dan membantu saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lewat penghormatan dia kepada saya sebagai seorang perempuan, lewat tutur kata dan tindak-tanduknya yang sangat mengemong dan menjaga, saya belajar untuk menjadi seseorang yang lebih baik. Bertahun-tahun kenal sama cowok, baru dia yang benar-benar “beda”, menurut saya. Jadi, jangan heran saya galau bertahun-tahun gara-gara satu nama ini hahahahaha 😂

  1. Apa pengalaman yang telah mengubah pandanganmu tentang kehidupan?

Jawaban:
Ini pertanyaan bikin mikir, sumpah. Pengalaman yang mengubah pandangan saya tentang kehidupan mungkin saat orangtua saya pindah kerja dari Surabaya kembali ke Makassar dan kehidupan kami tidak lagi sebaik waktu kami masih tinggal di Surabaya. Dari hal itu, saya merasa saya dewasa sebelum waktunya karena harus berhadapan dengan yang saya katakan, “ini lho, kehidupan nyata”. Saat itu, pandangan dan sikap orang-orang terhadap kami berubah 360 derajat dan saya yang masih SD waktu itu dituntut untuk menerima keadaan yang cukup mengagetkan itu. Dari situ juga saya belajar untuk tidak melihat ke atas, tapi selalu melihat ke bawah dan percaya Tuhan sudah menciptakan skenario yang sempurna untuk saya. Kalau tidak ada kejadian itu, mungkin sampai saat ini saya masih belum tahu mana yang benar-benar tulus dan mana yang hanya penjilat pencari keuntungan pribadi.

  1. Tugas apa yang benar-benar kamu benci untuk lakukan saat di rumah?

Jawaban:
Tidak ada tugas yang dibenci sih, cuma ada yang tidak bisa, yaitu nyetrika dan masak. Tugas yang lain bisa kok, cuma saya anaknya mageran, Kak. Bukan tipikal istri idaman sekali, ya. Itulah makanya butuh suami yang mapan dan bisa bayarkan pembantu, Kak. Soalnya saya cinta kebersihan, tapi malas membersihkan 😋

Itu dia seluruh pertanyaan-pertanyaan dari para teman-teman cowok yang sangat ikhlas saya ganggu akhir minggunya. Saya sangat mengapresiasi bantuan mereka untuk postingan saya kali ini karena, sejujurnya, saya tidak menyangka mereka akan memberikan cukup banyak pertanyaan yang membuat saya benar-benar berpikir untuk menjawabnya.

Well, besok saya akan meng-update pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh teman-temen cewek. Siapakah mereka bertiga?  Apa sajakah pertanyaan mereka? Jeng jeng jeng jeng! Check ’em out tomorrow! 😘

Time


timeTime is what you can’t buy. Time is what can’t be returned. Time is what many people, including me, waste.

Time is a powerful thing. It has power over us, it controls our world. We may love something because time makes us so and we may hate it next because of the time as well.

Time is also a curse. A curse to those who do not use it well. Once we waste the chance that the time has given to us, that is when the curse works. Regret.

I just realized that I had wasted the time when I probably had a chance to make a difference, to make a change. Months ago, I should have realized that, if I didn’t follow my ego, I might be at the happiest moment in my life now, but then, I had wasted the time, I had wasted my chance. I should be blind for didn’t see the signs when it was crystal clear right in front of me.

Time has finally given me the answer. Time makes me regret all the things I have missed. A day will be a week, a week will be a month, a month will be a year, and year to year will go by. There is no way back. I must keep moving forward for the time leaves the past behind.

Time flies so fast. It is like a plane I miss for coming late. It just leaves me anyway because I don’t think how important it is to follow the time’s rule: move fast, do now, because what I have missed will never return. But a plane is better, I can buy a new ticket for the next flight.

Sometimes, I wish I could have a chance to travel the time and go back to the past to do what I should do, but time is not to travel by, it is to live with because time is also a lesson to never miss a chance that has given.

A wise man once said that everyone has their own time. Everyone has the time that has been planned perfectly by God way before they’re born.

Now, I wish my time will come soon. Hopefully.

She Let Go


disney_series__a_part_of_your_world_by_untamedunwanted-d6zqrqfAugust 5th night on 2014. That was the night she first knew you. She still remember every detail of it and she still saved your photo you sent her that day until yesterday. Many things of you she still remember. She still remembered the day she first met you, the day you first came to her parents’ house and met her Mom, the first day you two spent time together, the first day you introduced her to your family, the first day you and her were soaking wet due to heavy rain, the day you celebrated her birthday, and the day you confessed and proposed to her. She remembered every detail of those days almost perfectly even the clothes you wore like it was printed inside her head ever since.

One thing she can’t remember: the day you leave her. She remembered how it began, she didn’t remember the detail of that day.

You know, it was like just yesterday when she felt you so far when you’re actually so close and she felt you so close when you’re actually so far. Now, you’re truly out of her reach.

You are the sky for her and you are always be. She is surrounded by you, but she can’t touch you. You are as simple and as silent as the dawn sky, but you are also as boisterous and as flamboyant as twilight sky. You are the one who bring her light and dark. You are the unfinished book, the never ending story.

You, the one who embraced her without even touching her, she cried you a river for days when you left her. Now, she can’t even cry you a single tear. That’s how she knew that the most painful disappointment was not when she cried a lot, but when she couldn’t even remember how to cry anymore.

At one point of life, one day, she and you may meet again. Either as friends or enemies or two perfect strangers who accidentally live under the same horizon.

For now, she let go.

Buku yang Belum Selesai Kubaca


unread_by_mintlights-d6epz5pAda buku yang belum selesai kubaca
Kata-katanya sulit
Kisahnya rumit
Mungkin itu yang membuat penulisnya ternama

Buku yang belum selesai kubaca
Agak kelam
Sedikit suram
Tapi ada cinta di dalamnya

Buku yang belum selesai kubaca
Sepertinya tak kan selesai kubaca
Entah aku yang tak mampu memahaminya
Atau mungkin buku itu memang ditakdirkan untuk tak pernah selesai kubaca

Ada buku yang belum selesai kubaca
Entah bagaimana akhirnya
Aku tak tahu bagaimana akhirnya
Semoga bahagia

Apa Kabar?


unlove_me_by_ahermin-dahpal9Apa kabar, Langit? Masih cerahkah kau di atas sana? Kau yang tetap jauh dan sulit tergapai, masih ingatkah pada Pertiwi?

Engkau yang memeluknya tanpa menyentuhnya. Engkau yang meninggalkan bekas hujan hingga menembus pusat semestanya. Tak terpikirkah kau seberapa dalam lubang yang telah kau ciptakan pada Pertiwi?

Apa kabar, Samudera? Masihkah ombakmu berdebur deras di sisi Pertiwi? Tak sadarkah kau, dia hanya mendamba Langit?

Samudera, tak ada yang berani membantahmu. Tak ada yang mampu menjatuhkanmu. Engkau yang mampu meluluhlantakkan segalanya, bodohnya kau jatuh pada pesona Pertiwi. Tak sadarkah kau betapa luka Pertiwi masih belum sembuh juga?

Apa kabar, Pertiwi? Apa yang engkau pikirkan? Apa yang engkau nantikan? Apa yang engkau harapkan?

Pertiwi, tak ada yang tahu apa yang kau pikirkan. Tak ada yang tahu apa yang kau nantikan. Tak ada yang tahu apa yang kau harapkan. Sungguh, serumit itukah kau, Pertiwi? Tak tahu dirinya kamu, terus menyeret lukamu, terus membiarkannya basah dan tak tersembuhkan. Tak tahu dirinya kamu, terus mendamba yang tak mampu kau jangkau.

Dunia yang membingungkan. Bahkan nyata kini terasa fana.

Apa kabarmu besok?