What You Need


Sometimes, just sometimes, you need someone to hold your hands tightly Sometimes, just sometimes, you need someone to hug you warmly Sometimes, just sometimes, you need someone to listen to all your story patiently But most of the time, truly mostly, you need someone who can make you laugh 'til it hurts your belly

Iklan

Kau Laki-Laki


Kau laki-laki Kata-kata bagimu adalah janji Janji bagimu dibawa mati Namun lalu kau ingkari Mungkin kau lebih memilih mati Kau laki-laki, mulutmu bau tai Kau laki-laki Kau yang minta untuk mengakhiri Katamu aku tak pantas jadi istri Tapi kau datang menangis mengiba memohon kembali Kau ku tolak, aku kau maki Kau laki-laki, apa benar kau... Continue Reading →

Crazy Rich Asians Series: Debut yang Mengagumkan


Sejak akhir tahun lalu sampai awal tahun ini, saya dibuat tergila-gila oleh tiga buah buku. Bukan sembarang buku, buku-buku tersebut adalah karya debut Kevin Kwan, seorang novelis asal Singapura yang berdarah China. Diawali dengan Crazy Rich Asians, lalu dilanjut dengan China Rich Girlfriend, dan diakhiri dengan Rich People Problems. One thing in common, ini tentang orang-orang kaya—atau mungkin paling kaya—yang... Continue Reading →

Petir


Petir menyambar hari ini Ia mengamuk sendiri Awan-awan berlarian Burung-burung beterbangan Petir menyambar hari ini Entah apa yang ia ingini Perlukah bumi meringis? Atau langit harus menangis? Petir mengamuk lagi Begini beberapa kali Bukan, berkali-kali Mungkin kisah di hari yang lalu terbawa hingga ke hari yang baru Petir mengamuk kian menjadi Mungkin ia tak sadari... Continue Reading →

Masalahku Bukan, Masalahmu


Masalahku, Parasku kau terpukau Auraku kau terpaku Aku menjerat tanpa tahu Masalahku, Menghempas tanpa ragu Hanya karena satu Justru ragu Masalahku, Hati yang rapuh Seringkali melabuh Lalu tersesat tanpa tuju Masalahmu, Semudah paku kau terpalu Tanpa tahu pada aku Belum tentu ada mau Masalahmu, Kepalamu penuh halu Tentang tak tentu dan semu Mau saja padaku... Continue Reading →

Dinding


Dinding-dinding berkisah tentangmu. Kamu yang pernah mengharapkan dia dan hanya bisa memimpikan dia. Kamu yang dulu terjebak pada anganmu tentang dia. Dia yang tak mampu kau jangkau, terlampau jauh. Dinding-dinding berceloteh. Mereka ribut membicarakanmu yang tiba-tiba berani mengungkapkan rasa. Satu dekade kau lewati mempersiapkan diri, kau pinta hatinya dengan perkasa. Kau tahu kau tak lagi... Continue Reading →

Pintu (Hati)


Sebuah pintu tertutup Tangan demi tangan datang mengetuk Hanya untuk pergi dengan mengutuk Karena pintu tetap tertutup Sebuah pintu tertutup Kuncinya telah hilang Terbawa angin dan terbang Tertimbun musim dan lenyap Sebuah pintu tertutup Pernah ada yang mendobrak Tapi lalu pergi seperti gagak Tak suka ia pada nyata di balik pintu tertutup Sebuah pintu tertutup... Continue Reading →

Sesingkat Petang


Sesingkat petang, waktu berkisah. Tentang perpisahan yang terlupakan dan pertemuan yang tak dinantikan. Sepuluh tahun yang disebut menanti dan sebulan yang penuh janji untuk diingkari. Sesingkat petang, waktu berkeluh. Dua anak Adam dengan hati yang berbeda mencoba mengukir setapak untuk bersama. Sayang, ada yang masih mencari saat yang lain telah berhenti. Mereka tersesat. Sesingkat petang,... Continue Reading →

Blog di WordPress.com.

Atas ↑