Bolang Sehari


Ini adalah pengalaman seru bersama dua sahabatku yang dua-duanya gila, segila diriku, Hana dan Dwi, atau yang biasa aku sebut Mba Han dan Duduwi. Cerita berawal ketika kami bertiga janjian untuk mendaftar SNMPTN bersama. Akhirnya, kami pun memutuskan untuk ketemu di pertigaan sebuah jalan dekat rumah kami bertiga. Yang paling pertama sampai adalah aku yang memang selalu paling tepat waktu😛 Waktu lagi serius-seriusnya nunggu, lewatlah sebuah truk yang mengangkut sekompi tentara genit dan kurang kerjaan yang langsung dengan hebohnya dan nggak tahu malunya teriak, “Mbak, nggak mau nebeng?” Nah lho, kapan aku married ama masnya mereka? Seenak dengkulnya aja manggil mbak. Huh!

Nggak lama setelah kedongkolan itu, Dwi pun datang dengan santainya, sok mengagetkan padahal sangat tidak mengagetkan, dengan tersenyum-senyum dan langsung menanyakan kehadiran Hana yang sejak tadi aku SMS hanya membalas, “sudah dekat.” Setelah menunggu kurang lebih 5 menit, akhirnya Hana pun datang, turun dari angkot biru muda kebanggaan Makassar, pete-pete, sambil senyum-senyum.

Aku pikir setelah mereka berdua datang kami bisa segera pergi ke bank untuk ngambil PIN pendaftraran online SNMPTN, ternyata tidak semudah yang aku pikirkan. Kami masih harus berdebat mau ke bank yang mana, bank yang dekat lapangan Karebosi atau bank yang ada di Unhas ( Universitas Hasanuddin). Setelah perdebatan dan pemikiran yang panjang, sampai pakai acara nelepon Aya yang lagi les, akhirnya diputuskan bank dekat lapangan Karebosilah yang akan kami tuju.

Angkot yang kami tumpangi tidak turun tepat di depan bank, tapi di depan lapangan Karebosi, jadi mau tak mau kami pun harus berjalan melintasi sisi lapangan gede itu untuk sampai ke bank. Agak nervous juga melangkah masuk ke bank ini karena semuanya pakai mobil, kami bertiga saja yang keliatan jalan kaki. Masuk ke dalam bank, rasa gerah dan panas yang sempat menghinggapi tubuh langsung lenyap seketika, dingin gilak! Enak ya, jadi pegawai bank. Hehehe😛 Sebagai anak baru dalam hal daftar-mendaftar online, aku dan Hana tidak tahu kalau bolpoin sangat dibutuhkan saat mengambil nomor PIN di bank, cuma Dwi yang membawa. Alhasil, aku dan Hana hanya bisa menunggu beberapa saat ketika Dwi sudah mulai mengisi lembaran aplikasi yang disediakan. Tapi, bagi Hana tidak perlu waktu lama karena kemudian ada satpam sok sibuk yang muter-muter khusus buat nyariin Hana bolpoin doank. Hahaha😀 Sohibku yang satu ini emang banyak banget fansnya, nggak pandang bulu. Hahaha. Nggak butuh waktu lama untuk mendapatkan PIN yang akan kami gunakan untuk mendaftar SNMPTN.

Aku pikir setelah dari bank, kami akan langsung menuju ke kampus UNM (Universitas Negeri Makassar) untuk didaftarkan oleh mahasiswa UNM yang akalnya jalan dan membuka usaha pendaftaran online dengan biaya Rp 10.000.  Eh, Dwi dan Hana malah pengen jalan-jalan di Karebosi Link yang sudah ada terowongan bawah tanahnya nyambung ke MTC. Setelah dari MTC baru ngambil angkot lagi menuju ke UNM. Sekali lagi semuanya tak semudah yang aku kira. Ternyata angkot yang akan mengantarkan kami ke UNM sangat sulit ditemukan di depan MTC jadi kami harus berjalan melintasi Pasar Sentral yang gede hanya untuk mencari angkot. Huff. Dengan segelas teh poci, kami pun berjalan menyusuri sebuah lorong yang penuh dengan truk sebagai jalan pintas kami untuk segera menemukan angkot yang menuju ke UNM. Alhamdulillah, usaha kami tidak sia-sia, angkot UNM yang kami cari-cari berdasarkan ifo kakaknya Dwi, akhirnya muncul di depan mata kami. Benar-benar sebuah perjuangan yang melelahkan berjalan di bawah terik matahari hanya karena sebuah angkot.

Nggak cuma sampai di situ cerita petualangan kami. Sesampainya di UNM, kami dihadapkan pada kenyataan bahwa kami harus ngantri demikian lamanya agar dapat didaftarkan secara online. Kami pun menunggu dengan sungguh amat sangat sabarnya, tapi ada satu yang tidak sabaran, perutku. Dengan tak terduga dan tak disangka, perutku melilit dengan sejadi-jadinya, memohon untuk segera diantarkan menuju toilet dan nangkring di jamban. Aku memohon-mohon pada Dwi dan Hana untuk diantarkan menuju ke toilet. Mereka pun mengantarkanku yang sudah-tak-tahan-lagi ini menuju ke toilet. Ternyata, mereka lupa dimana letak toiletnya, maka kami pun berkeliling UNM dulu sebelum akhirnya menemukan toilet di mesjid yang minta ampun jauhnya, ujung ke ujung, mana perut sakit bener. Penderitaanku ternyata belum berakhir ketika akhirnya menemukan toilet karena sudah ada yang duluan masuk dan toiletnya cuma satu, mesti nunggu lagi. Tapi mending deh, daripada nggak nemu toilet sama sekali dalam keadaan gawat darurat super emergency kayak begini. Setelah itu, Hana dan Dwi lalu sholat dhuhur, aku lagi kedatangan tamu bulanan.

Setelah menunaikan hajat masing-masing *hehehe😛 , kami pun kembali ke tempat pendaftaran dan nama kami, seperti yang kami  duga, nama kami sudah lewat. Kami pun langsung melapor ke para kakak-kakak mahasiswa yang ada di situ dan kami pun langsung di daftarkan. Sekali lagi aku salah duga. Hhh. Aku kira pendaftaran ini akan cepat selesai, tapi ternyata tidak karena Dwi digangguin sama para mahasiswa, terutamanya mahasiswa yang mendaftarkan dia. Nunggu lagi deh, sampai kakak mahasiswa itu puas ngerjain Dwi bareng teman-temannya. Selesai mendaftar di UNM kamipun pulang.

Gilak, hari itu kami bertiga benar-benar jadi bolang sehari di tengah terik matahari berkeliling ke tempat-tempat yang tadi aku sebutkan. Bedak jadi luntur, gaya jadi kucel, tampang kayak gembel, ancur-ancuranlah pokoknya, tapi kesenangan bersama para sohib nggak ada yang bisa ngalahin deh, nyenenginnya meskipun keringat membanjiri tubuh dan banyak godaan. Hahaha😀

Inilah parade foto-foto cewek kucel yang ngegembel di UNM. Hahaha.

Dwi . Hana . Aku

Hana yang cantik, empunya blog yang jelek, dan Dwi yang manis

Selalu aku yang paling jelek🙂

Para calon MaBa sudah kucel duluan

Kapan lagi ya, gila-gilaan kayak gini?

2 pemikiran pada “Bolang Sehari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s