Menari Di Bawah Hujan


Siang itu langit mendung
Gumpalan awan hitam tutupi terang
Sempat ku tanyakan pada penguasa alam
Apakah rahang dunia sedang bergetar?
Angin menjawab sangat kencang terbangkan dedaunan

Tetes demi tetes airmata langit tumpah kemudian
Basahnya jalan perlahan menggenang bentuk kubangan
Awalnya hanya ingin memandang dari jendela
Cahaya voltage tinggi sudah cukup membuatku merinding

Entah rasa apa yang dibawa angin
Ku lewatkan payung ketika melangkah keluar
Tak ku jamah sandal jepit di teras depan
Dingin belum mampu alihkan perhatian

Mungkinkah aku tidak waras?
Kakiku bergerak berputar membuat air terciprat
Tanganku merentang lebar hendak memeluk langit
Kepalaku tengadah mata terpejam merasakan indah

Aku bukannya tidak waras
Aku sedang menari berputar pelan
Menyatukan diri dengan alam yang membimbing jalan
Sebelum ku kembali padanya di akhir jaman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s