Kisah MABA Sarap !


Sekali lagi ku ucapkan maaf yang sebesar-besarnya pada blogku yang tercinta ini karena aku sudah lama tidak posting apapun. Hal ini dikarenakan berbagai aktifitasku yang baru saja dilantik sebagai MaBa a.k.a Mahasiswa Baru di universitas negeri terbaik di kota Makassar tercintaku ini, Universitas Hasanuddin. Alhamdulillah, aku berhasil lulus di jurusan Sastra Inggris yang, entah kenapa, sangat disyukuri oleh banyak sepupuku dari Papa. Katanya, aku bisa jadi guide mereka kalau suatu saat nanti bisa touring sekeluarga besar ke Belanda. Duile, udah mimpi duluan mereka. Hehehe😛

Jujur saja, jurusan Sastra Inggris bukanlah jurusan yang aku inginkan untuk aku lulusi karena aku maunya di jurusan Ilmu Komunikasi. Tapi mau diapalagi, nasib sudah berkata lain. Mungkin rejeki belum datang di tahun ini, insya Allah tahun depan rejeki itu menghampiriku. Amin🙂 Kalau ada kakak-kakak senior di Sastra Inggris dengan sengaja atau tidak sengaja membaca tulisanku ini, aku mohon maaf yang sebesar-besarnya ya, kak. Bukannya aku ingin mengkhianati himpunan Perisai yang tercinta, tapi emang bakat dan minatku di komunikasi, kanda.

Okelah kalo begitu, mari kita kembali pada pokok pembahasan yang menjadi judul posting-anku kali ini, MABA sarap. Siapakah MABA sarap itu? Tak lain dan tak bukan adalah pemilik tunggal blog ini. AKU. Kenapa aku bisa jadi MABA sarap? Karena aku ngikutin kegiatan kampus, totally half-hearted. Gimana nggak setengah hati, acaranya membosankan, benar-benar membosankan, ditambah lagi diadakan pada bulan puasa yang suci ini.  Untungnya sih, aku nggak puasa. Tapi kan, nggak tahan juga ya, kalau mesti ikut-ikutan puasa karena toleransi yang tinggi pada MABA lain yang sedang puasa. Nggak mungkin kan, aku dengan seenak jidat neguk air di depan mereka. Bisa penuh bekas tapal sepatu deh, mukaku! Hehehe😛

Di Universitas Hasanuddin sudah nggak ada lagi yang namanya ospek, yang ada adalah pengkaderan. Nah, sebelum masa pengkaderan ini ada acara penyambutan dan pelantikan mahasiswa baru dalam bentuk rapat senat terbuka yang dihadiri oleh rektor, para pembantu rektor, para dekan, dan para civitas akademika yang lainnya, termasuk SEMUA mahasiswa baru. Bayangin, 4000 mahasiswa baru numpuk di satu gedung. Untung aku dapat kursi paling empuk dan nyaman, banyak mahasiswa baru yang harus ngerasain dinginnya ubin di pantat mereka soalnya . Tapi ujung-ujungnya, aku juga dapat tempat duduk di lantai sih, soalnya waktu balik abis sholat dhuhur, para lelaki mengambil tempat kami. Alhasil, untuk mengurangi rasa suntuk, aku dan sepupuku, Buja, yang sebenarnya anak Jakarta tulen tapi berhasil lulus di jurusan hukum di Universitas Hasanuddin, melakukan sesi pemotretan aksi gila foto kami.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Nggak cukup sampe disitu, para mahasiswa baru juga harus mengikuti kegiatan BSS, Basic Study Skill, yang kalau aku bilang, naudzubillah min dzalik, membosankan sekali. Entah berapa kali dalam sejam aku bisa menguap karena kegiatan BSS ini. Buja aja dengan setia selalu tidur sampai lebih dari 3 kali dalam kegiatan BSS ini. Hahaha😆 Don’t try this at campus!

But, I must enjoy everything. I must make it fun even it’s so bored. I must keep my spirit on even I feel sleepy. Hehehe😛 Pokoke, all is well if you thinking positive 🙂 HIDUP MAHASISWA ! Kitalah para generasi muda penerus bangsa, jangan pada tidur ya, kalau kuliah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s