Size 12 Is Not Fat


Judul : Size 12 Is Not Fat
Penulis : Meg Cabot
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 416 halaman; 20 cm
Penerjemah : Barokah Ruziati

Setelah sekian lama tidak membaca buku dari salah satu penulis favoritku ini, akhirnya aku menemukan buku dengan judul yang lumayan unik ini, Size 12 Is Not Fat. Dengan genre drama-romantis, kali ini Meg Cabot mengangkat cerita yang lumayan kompleks, ada percintaan dan ada juga kisah misterinya.

Seakan tidak ingin lepas dari ciri khasnya yang selalu bercerita tentang perubahan drastis dari nasib seseorang, di novel kali ini pun Meg Cabot bercerita tentang hal yang sama, tapi dengan cerita yang berbeda, bukan lagi tentang Princess Mia dari Genovia, tapi tentang Heather Wells, seorang penyanyi remaja.

Pada buku ini diceritakan tentang bagaimana karir Heather Wells, yang awalnya adalah seorang penyanyi remaja terkenal harus terjun bebas menjadi seorang pekerja di sebuah asrama di Washington, Fischer Hall, karena keinginannya untuk menyanyikan lagu-lagu hasil ciptaannya sendiri ditolak mentah-mentah oleh produsernya. Belum lagi, ayahnya juga masuk penjara dan ibunya kabur ke Buenos Aires bersama seluruh isi tabungan putrinya dan managernya. Dan puncak dari serangkaian kesialan yang Heather alami adalah ketika tunangannya, Jordan Cartwright, menyingkirkannya -dari tangga lagu maupun ranjangnya- dan menggantikannya dengan bintang pop nomor satu terbaru Amerika, Tania Trace.

Heather yang mengira hidupnya akan baik-baik saja saat diterima bekerja di asrama New York College, Fischer Hall, akhirnya harus menjadi detektif tidak resmi atas kematian beruntun terhadap 2 penghuni asrama tempatnya bekerja karena hanya dia yang merasa ada keanehan dari kematian kedua mahasiswi itu, sedangkan orang-orang lainnya merasa kalau kematian itu sudah sewajarnya karena mereka melakukan selancar lift. Dengan bantuan setengah hati dari Cooper, kakak mantan tunangannya yang sangat baik kepadanya dan memberikan lantai 2 rumahnya secara cuma-cuma untuk Heather dan juga seorang detektif swasta,  Heather berusaha mati-matian untuk mengungkap misteri di balik kematian tragis kedua mahasiswi itu. Well, di awal sinopsis yang terdapat di cover belakang buku ini ada sebuah pertanyaan yang harus dijawab: Maukah kau membunuh hanya supaya kurus? Lalu, siapakah pembunuh kedua mahasiswi tersebut? Hmm, kalau penasaran, mari ke toko buku dan beli bukunya segera🙂

Buku ini benar-benar membuat aku penasaran di setiap halamannya. Meg Cabot benar-benar mampu memancing rasa penasaran kita dengan alur yang dia buat pada novelnya ini dan dengan keragaman tokoh di dalamnya membuat novel ini semakin menarik.

Tapi, yang paling menarik dari novel ini adalah tema cerita yang diangkat, yaitu masalah kegemukan. Well, you know, every woman scary about obesity, not only in America but almost in every part of this world. It’s one of my favorite topic. Tanpa sadar, sebagai cewek, kita seakan selalu dihantui oleh keinginan untuk tampil sempurna dan tampil sempurna yang ada dalam benak kita adalah tinggi-kurus-langsing seperti Barbie doll. In fact, tidak semua hal dapat dinilai dari bentuk tubuh atau bagaimana ukuran S dapat membuat kita tampak menakjubkan. Well, S makes you look like don’t have a beautiful life, makes you look need some attention, makes you look need more supplements, makes you look like need something to cover your bones. And fat is not always about extra size or extra-large or another extra thing, sometime become fat is about how to appreciate your self, how to enjoy your life, how to do what you love to do, and how you proud to be you. Itulah pesan-pesan penting yang ingin disampaikan oleh buku ini, menurutku.

So, let’s go to the bookstore, buy this book, read it, and make your self proud to be you, even you have some extra things in your body. Just say, Alhamdulillah for everything around you🙂

P. S. : after read this book, I ate a lot😛

2 pemikiran pada “Size 12 Is Not Fat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s