A Little Thing Called Love


Director: Puttipong Pormsaka Na-Sakonnarkorn and Wasin Pokpong
Writer: Puttipong Pormsaka Na-Sakonnarkorn and Wasin Pokpong
Release Date: August 12, 2010 (Thailand)
Stars: Mario Maurer, Pimchanok Lerwisetpibol, and Sudarat Budtporm

Setelah sekian lama mencari film ini, akhirnya minggu lalu aku berhasil menontonnya😆 Bahagia tak terkira. Apalagi ternyata film ini lebih bagus dari dugaanku. Ada yang sudah tahu film ini? Ada yang sudah nonton? Kalau ada yang belum tahu dan belum nonton dan penasaran tentang film ini, aku akan menceritakan sedikit tentang film romantis satu ini🙂

Film A Little Thing Called Love atau juga biasa disebut A Crazy Little Thing Called Love atau ada juga yang nyebut First Love ini bercerita tentang Nam (Pimchanok Lerwisetpibol) seorang cewek berumur 16 tahun dan baru saja masuk SMA. Perawakannya bisa dikatakan sangat-nggak-banget atau bahasa kasarnya, jelek. Hitam, kucel, berkacamata, tipikal cewek yang hanya akan dapat masalah dengan cewek yang jadi primadona di sekolah. Di tahun pertamanya di SMA, Nam naksir seorang seniornya yang bernama Chon (Mario Maurer), yang merupakan cowok idola di sekolahnya dan banyak cewek yang menggilainya karena selain cakep dan pintar, Chon juga sangat baik pada semua orang. Dengan dibantu oleh para sahabatnya, Nam pun berusaha untuk mengubah penampilannya agar dapat menarik perhatian Chon dan mewujudkan cinta pertamanya itu. Persaingan tetap ada dan saingannya tentu saja cewek paling cantik dan paling rese di angkatannya.

Singkat cerita, Nam berhasil berubah menjadi jauh lebih cantik. Tapi bukannya Chon yang menyukainya, justru teman Chon yang jatuh cinta padanya. Lalu, gimana dong, dengan nasib cinta Nam? Apakah Chon akhirnya juga menyukainya setelah dia berhasil berubah menjadi lebih cantik? Hmm😕

Film hasil jebolan negara Thailand ini benar-benar menarik perhatianku sejak pertama kali aku membaca resensinya di sebuah majalah. Hal pertama yang membuat aku tertarik pada film ini adalah si bintang utama cowoknya, Mario Maurer. Hehehe😛 Setelah itu, yang kedua barulah ceritanya yang sebenarnya biasa saja, tapi jadi tidak biasa di film ini. Apalagi ending-nya sungguh sangat menyentuh hati dan kalau menurut aku lumayan sulit untuk ditebak. Tiap cewek yang sudah nonton film ini pasti akan berpikiran: Apakah masih ada cowok seperti Chon di dunia ini? Kenapa cewek-cewek bisa berpikiran seperti itu? Makanya nonton ya🙂

Film ini bisa mengajarkan kita beberapa hal, beberapa yang aku tangkap, antara lain: jangan mudah menyerah untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan; terkadang kita nggak pernah sadar segala sesuatu yang inginkan sebenarnya sudah ada di depan mata kita, tapi dalam bentuk yang lain; dan jangan pernah menyesali segala usaha yang telah kamu lakukan meskipun akhirnya tidak sesuai harapanmu, karena kamu tidak pernah tahu apa yang Tuhan rencanakan di balik semua yang terjadi dalam hidupmu.


A little thing that people called LOVE is a thing that can drive you crazy ♥

2 pemikiran pada “A Little Thing Called Love

  1. waaa..
    stuju banget sm intisari yg km tangkep..

    gw mulai suka film thailand smenjak nonton si baifern (pimchanok) & mario maurer

    pengen nonton yg love of siam deh yang pemerannya mario maurer.. km udah nonton? bagus katanya:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s