Hal-Hal yang Membuatku Mencintai Menulis


Di posting-an kali ini, aku ingin menjabarkan beberapa hal yang membuatku menyukai dunia tulis-menulis. Ketertarikan awalku pada menulis dimulai sejak pertama kali bisa memegang benda. Benda pertama yang aku pegang adalah sebuah bolpoint dan selembar kertas kosong yang langsung saja penuh dengan coret-coretan tidak jelas ala anak kecil. Kebiasaan corat-coret ini pun berlanjut hingga sekarang, tapi sekarang apa yang aku coretkan sudah dapat dibaca oleh setiap mata yang ingin membacanya.

Ketertarikan dalam dunia tulis kemudian berkembang menjadi ketertarikan pada dunia blogging, tulis-menulis di dunia maya. Ketertarikan pada dunia blogging ini sendiri baru bermula di tahun 2009, ketika ada seorang teman yang memiliki blog memintaku untuk melihat dan membaca isi blognya. Bermula dari situlah kemudian aku pun membuat akun blog ini dan terus berlanjut hingga detik ini.

Sampai saat ini, aku masih sering mencari-cari hal apa sebenarnya yang membuat menulis itu menarik untuk dilakukan. Sebagai seorang yang mencintai menulis, terkadang aku heran saat ada yang mengatakan kalau dirinya sangat malas menulis. Nah, maka dari itu, di posting-an kali ini, aku ingin menjabarkan mengenai beberapa hal yang membuat menulis itu menarik dan membuatku jatuh cinta pada menulis.

1. Menulis itu adalah sebuah kebiasaan. Sejak kecil hal yang selalu menjadi kebiasaan kita adalah menulis, terutama saat mulai memasuki usia sekolah. Tidak di sekolah, tidak di rumah, kita pasti akan terbiasa dengan yang namanya menulis. Sampai sekarang pun, pasti ada saja hal yang akan kita tulis. Menulis adalah sebuah kegiatan yang tidak mengenal usia pelakunya.

2. Menulis adalah sebuah hobi. Bagi sebagian orang, menulis adalah sebuah kesenangan tersendiri, contohnya saja aku. Kalau tidak menulis sekali saja dalam sehari, sepertinya ada yang kurang. Paling tidak dalam sehari aku harus menuliskan atau mengetikkan satu kata agar aku merasa lengkap. Kesenangan dalam menulis ini memiliki beberapa keuntungan yang terkadang tidak terduga. Misalnya saja, hobi menulis cerpen. Kumpulkan semua cerpen itu, lalu kirim ke penerbit, bisa saja cerpen-cerpen yang awalnya hanya lembaran-lembaran koleksi pribadi menjadi buku kumpulan cerpen bernilai jual dan menjadi best seller. Who knows?

3. Menulis bisa menjadi sebuah pekerjaan yang menghasilkan. Kalau yang satu ini, tidak perlu saya jabarkan panjang lebar. Sudah banyak penulis yang mendulang kekayaan lewat tulisan mereka. Contohnya saja penulis buku fiksi Harry Potter, JK Rowling. Rowling yang awalnya hanya janda miskin di Inggris, sekarang sudah menjadi janda kaya di Inggris sana, bahkan kabarnya kekayaannya melebihi Ratu Elizabeth, lewat penjualan buku-buku hasil karya tulisnya, terutama Harry Potter. Kalau yang dari dalam Indonesia, contohnya para penulis favoritku, Clara Ng dan Dewi Lestari. Siapa sih, yang tidak tahu karya-karya tulis mereka?

4. Menulis bisa membantu dalam berkomunikasi. Benar lho, menulis itu bisa sangat membantu kita dalam berkomunikasi. Misalnya saja, ada beberapa hal yang ingin kamu sampaikan pada orangtuamu atau sahabatmu atau mungkin pacarmu, tapi hal-hal yang ingin kamu sampaikan tidak bisa kamu sampaikan secara langsung. Jalan keluarnya tentu saja lewat tulisan, baik itu di kertas maupun tulisan digital, semisal di handphone atau media digital lainnya, bahkan lewat media yang tidak biasa, seperti kaca (lihat gambar) pun bisa. Penyampaian lewat tulisan juga terkadang lebih mudah dimengerti dibandingkan dengan penyampaian lewat kata-kata, karena pada saat menulis kita memiliki jeda untuk memikirkan kata-kata yang tepat untuk mengungkapkan maksud dari apa yang ingin kita sampaikan. Berbeda dengan penyampaian secara langsung, apa yang pada saat ini terlintas di kepala kita, itu juga yang akan langsung kita sampaikan. Makanya banyak orang yang lebih senang meminta maaf dengan media surat, bukan secara langsung.

5. Menulis dapat meningkatkan daya imajinasi kita. Bukan hanya dengan menggambar dan membaca daya imajinasi kita dapat kita latih, lewat tulisan pun begitu. Ketika menuliskan sebuah cerita, para penulis tentunya harus membayangkan, kira-kira seperti apa sosok tokoh utamanya, bagaimana latar ceritanya, dan seperti apa suasana dan situasi yang ingin dia bangun lewat cerita yang akan atau sedang ditulisnya. Dalam hal membayangka-segala-sesuatunya inilah imajinasi para penulis sangat diperlukan. Jadi, menulis itu bukan hanya sekedar gerakan tangan merangkai kata, ada imajinasi yang sedang dilatih juga dibaliknya. Tidak heran kalau para penulis umumnya memiliki daya khayal yang tinggi. Bahkan buku dongeng yang mampu meningkatkan daya tangkap anak dan daya khayal anak pun, penulis kan, yang membuatnya.

Well, sampai saat ini baru 5 hal ini yang aku dapat temukan dari balik kecintaanku terhadap menulis, meskipun penulis belum menjadi pekerjaanku, tapi aku harap sih, itulah yang akan menjadi bagian dari hidupku kelak. Menulis benar-benar sangat membantu dalam hal pengungkapan diri, terutama bagi orang-orang yang merasa dirinya pemalu, menulis dapat menumbuhkan keberanian tersendiri.

Mulailah mencari awal yang menarik, susunlah kerangkanya, tulislah, ceritakanlah! Jangan pernah bilang menulis itu membosankan, menulis dapat menjadi teman terbaik dalam kesendirian lho!

LET’S WRITE SOMETHING😉

7 pemikiran pada “Hal-Hal yang Membuatku Mencintai Menulis

  1. hehehe…menulis menulis dan menulis…salah satu cara untuk mengungkapkan opini, perasaan, ide, atau apapunlah yang pada akhirnya disebut karya dan seni…nice…^^…

    setuju pada:

    poin 3: memang lewat menulis bisa jadi lapangan pekerjaan. ketika mulai menulis dan kita memandang tulisan itu sebagai sebuah karya dan karya itu dibaca oleh banyak orang hingga sampai ke mata redaksi, bukan tidak mungkin akan dikontrak ataupun dibeli karya kita…nice!

    poin 4: ketika seseorang tidak mampu menyampaikan sesuatu secara verbal, masih ada media tulisan yang membantu mereka untuk komunikasi. kan komunikasi bukan hanya berarti lewat mulut..

    poin 5: tulisan lahir dari imajinasi dan imajinasi dilahirkan oleh tulisan. ada dua ungkapan disini. yang pertama tulisan lahir dari imajinasi, ketika kita menulis, pasti yang ada di pikiran kita adalah imajinasi. imajinasi itu yang kita tuangkan lewat tulisan…lalu kedua, dari tulisan lahirkan imajinasi. ketika kita membaca karya tulisan orang dan kita mendapat imajinasi, tulisan memang membantu kita membentuk imajinasi, tapi aku lebih suka menggunakan kata, inspirasi…tulisan melahirkan inspirasi…

    overalll…nice!!!^^

    http://www.andhikaalexander.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s