What If Today is The Last Day of Your Life?


What if today is the last day of your life?

Saya pernah ditanyai seperti ini sebelumnya dan pertanyaan ini kembali terngiang di kepala saya. Apa yang akan saya lakukan ya, seandainya saya tahu hari ini adalah hari terakhir dalam hidup saya? Jawaban yang dulu saya berikan ke teman yang pernah menanyakan hal ini kepada saya, baru saya sadari, hanyalah sebuah jawaban klise karena spontanitas, sementara yang benar-benar saya ingin lakukan ternyata totally a different thing.

Terjerat dengan rasa penasaran, akhirnya saya juga menanyai teman-teman saya pertanyaan yang sama. Tidak saya duga, ada juga yang bersedia menjawab. Padahal di sepuluh menit pertama saya sudah pesimis pertanyaan yang saya bagikan menggunakan aplikasi instagram story dan akun saya di Facebook akan ada yang jawab.

Jawaban-jawaban yang diberikan beberapa masih ada yang klise, tapi ada juga yang benar-benar out of the boxI mean, they really know their deepest shit, the biggest wish they want to do in the last day of their life. Some shits may be too delusional to be true, but that’s the meaning of shits, rite?

So, what if today is the last day of your life? What will you do?

Aika said:

Just stay at home, makan sebanyak mungkin tanpa memikirkan diet hahahahaha then have a conversation with my family to tell them things I never get a chance to tell them and tell them how much I love them, of course.

Asriadi said:

Main playstation di bawah menara Eiffel 😂😂😂

Aya said:

Mau menikah dan sedot lemak hahahahaha.

Addi said:

Pastinya saya akan meminta maaf kepada orangtua, keluarga, teman, sahabat, kekasih, dan orang-orang yang pernah saya kenal.

Devi said:

Keliling dunia pakai jet pribadi dan shopping without worrying the price tag 😂😂😂

Nungki said:

Mau pergi ke pulau yang sepi bersama pasangan dan orang-orang terdekat untuk snorkeling, leha-leha di tepi pantai sambil dengar ombak dan liat langit biru, ketawa bahagia nikmatin hari bersama mereka ❤

My sister said:

Makan junkfood sepuasnya, masuk club malam, belanja barang branded tanpa liat harga, operasi plastik jadi Gal Gadot, terus nikah sama James McAvoy ❤

Kak Ichonk said:

Karena saya beragama, tentunya saya menggunakan kesempatan untuk beribadah/bertobat. Terus mau pergi ke Jepang, lanjut ke Eropa. Minta maaf ke semua orang dan bayar utang. Mau tampil di salah satu episode Game of Thrones 😆😆😆

Lisa said:

Find a sense of peace and inner calm.

Om Halim said:

Bersujud di hadapan Allah SWT.

Kak Fuad said:

I’ll sit on the beach and face the sunset, while drinking a cup of hot coffee and the loved one on my lap, sleeping.

Those are the wish people around me have if today is the last day of their life. Some are real shits, some are real serious hahahahahaha, tapi apapun jawaban mereka, saya sangat menghargai waktu yang telah mereka luangkan untuk sejenak berpikir untuk menjawab pertanyaan saya.

Dan karena ada juga yang bertanya balik kepada saya, here it is mine:

Saya akan habiskan semua uang di rekening tabungan saya dan pergi ke Bali untuk melakukan bungee jumping dan paragliding. Lalu pulang, solat, dan tidur dengan nyenyak agar malaikat maut menjemput saya dengan tenang.

Kenapa menghabiskan seluruh uang di rekening? Karena my wish butuh modal. Kenapa Bali? I don’t know, I found peace in that place. Kenapa bungee jumping dan paragliding? Besides I always wonder how it feels to do them, I also want to let go everything, to bring out all the emotions inside me to the world (re: teriak-teriak) 😋

Membaca jawaban teman-teman saya di atas, terlintas di pikiran saya, kenapa mesti menunggu nanti sih, untuk melakukan itu semua? Kenapa mesti menunggu untuk tahu hari terakhir dalam hidup kita? Pertanyaan-pertanyaan saya ini terutama untuk mereka yang menjawab seputar agama dan iman

Saya nggak akan nanyak kenapa nggak nikah hari ini atau kenapa nggak keliling Jepang dan Eropa hari ini atau kenapa nggak operasi plastik dan sedot lemak hari ini atau kenapa nggak tampil di GoT hari ini karena, yes, I know, those things are big things, need a big cost, and, come on, bisa gitu keliling dunia naik jet pribadi dalam sehari atau tampil di salah satu episode GoT padahal kenal sama para artisnya aja lewat layar TV doang? But, that’s my friends’ deepest shit and I appreciate that.

Tapi, saya jelas mempertanyakan hal-hal seperti: Kenapa nggak tobat hari ini? Kenapa nggak minta maaf hari ini? Kenapa nggak ke pulau atau ke pantai hari ini? Kenapa nggak makan atau belanja sepuasnya hari ini? Kenapa mengungkapkan rasa sayang dan cinta harus menunggu nanti kalau sudah hampir mati? Why not today? You guys need a trigger or whatWell, mati emang pemicu paling mutakhir untuk kita melakukan hal-hal yang terpenting dalam hidup kita yang kita kemudian nomor duakan karena kita merasa masih ada waktu itu. But, again, why not today?

Kalau saya sendiri sih, kenapa nggak hari ini, ya karena uang saya masih diperlukan untuk hal lainnya yang lebih penting daripada hasrat untuk beli tiket pesawat bolak-balik Makassar-Bali-Makassar dan teriak-teriak nggak jelas dari atas langit 😋

Anyway, from this, I come to a think of how great our God is for keeping all the secrets about life and death by Himself. God keep the secret, so we can use today to do all the things we want to do—good or bad depends on you, none of my business, you know the risk—, without waiting for tomorrow, cause we never know if tomorrow still come for us. Makanya saya selalu bilang ke orang-orang di sekeliling saya untuk nikmati saja apa yang ada di hari ini, tanpa melupakan hari kemarin atau berpikir terlalu jauh ke masa depan karena apa yang kita miliki hari ini adalah hari ini, hari kemarin sudah lewat, dan hari esok hanya Tuhan yang tahu (Iya, saya sok bijak, padahal diri sendiri terlalu muluk-muluk soal masa depan 😅)

So, guys, will you do your last-day-wish today?

 

PS: If you wanted to know those people above, just click their name and it will direct you right to their social media account. Many friends, many lucks.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s